10 Bahasa yang Paling Mudah Dipelajari oleh Penutur Bahasa Inggris

Temukan 10 bahasa yang paling mudah dipelajari oleh penutur bahasa Inggris, termasuk bahasa Spanyol, Prancis, dan Belanda. Pelajari mengapa bahasa-bahasa ini lebih mudah dipelajari dan cara memulainya.

11 Oktober 2026

Nho Vo · Operations specialist

10 Bahasa yang Paling Mudah Dipelajari oleh Penutur Bahasa Inggris

Mempelajari bahasa baru dapat membuka pintu menuju budaya baru, peluang karier, dan hubungan yang bermakna. Namun, tidak semua bahasa membutuhkan waktu dan upaya yang sama untuk dipelajari.

Bagi penutur asli bahasa Inggris, beberapa bahasa lebih mudah dipelajari karena memiliki kosakata, struktur tata bahasa, atau sistem tulisan yang terasa akrab dengan bahasa Inggris.

Namun, bahasa apa saja yang paling mudah dipelajari?

Bahasa Spanyol, Prancis, Belanda, dan beberapa bahasa Eropa lainnya sering dianggap relatif mudah dipelajari oleh penutur bahasa Inggris. Kemiripannya dengan bahasa Inggris dapat mempermudah penguasaan kosakata, membaca, dan komunikasi sehari-hari.

Dalam artikel ini, kita akan membahas 10 bahasa yang paling mudah dipelajari oleh penutur bahasa Inggris, hal-hal yang membuat masing-masing bahasa mudah dipelajari, serta alasan mengapa mempelajarinya dapat menjadi pengalaman yang bermanfaat.

Sekilas tentang 10 Bahasa yang Paling Mudah Dipelajari oleh Penutur Bahasa Inggris

Tingkat kesulitan belajar bahasa bergantung pada bahasa ibu, pengalaman belajar sebelumnya, motivasi, dan paparan terhadap bahasa tersebut.

Peringkat berikut menyoroti bahasa-bahasa yang secara umum dianggap relatif mudah bagi penutur asli bahasa Inggris, berdasarkan kemiripan kosakata, tata bahasa, pelafalan, dan kategori pelatihan Foreign Service Institute (FSI) yang sering dijadikan acuan.

PeringkatBahasaKeunggulan UtamaSistem Tulisan
1SpanyolPelafalan konsisten, kosakata yang akrabAlfabet Latin
2BelandaKosakata serupa, akar bahasa JermanikAlfabet Latin
3NorwegiaTata bahasa yang akrab, kemiripan dengan bahasa InggrisAlfabet Latin
4SwediaStruktur kalimat serupa, kosakata yang samaAlfabet Latin
5PrancisBanyak kosakata yang sama, sumber belajarAlfabet Latin
6ItaliaEjaan konsisten, kosakata yang akrabAlfabet Latin
7PortugisKemiripan dengan bahasa Spanyol, kosakata yang akrabAlfabet Latin
8DenmarkTata bahasa yang akrab, kosakata JermanikAlfabet Latin
9RumaniaKosakata bahasa Roman, alfabet yang akrabAlfabet Latin
10AfrikaansTata bahasa yang disederhanakan, kemiripan dengan bahasa Belanda dan InggrisAlfabet Latin

Peringkat ini bersifat ilustratif, bukan peringkat resmi tingkat kesulitan. Kesepuluh bahasa tersebut secara umum dianggap relatif mudah dipelajari oleh penutur bahasa Inggris, tetapi urutan pastinya bergantung pada tujuan dan pengalaman belajar masing-masing individu.

1. Bahasa Spanyol

Bahasa Spanyol merupakan salah satu bahasa yang paling populer untuk dipelajari oleh penutur bahasa Inggris, dan ada alasan kuat di baliknya.

Bahasa ini menggunakan alfabet Latin, memiliki banyak kata yang dapat dikenali oleh penutur bahasa Inggris, serta mempunyai ejaan dan pelafalan yang relatif konsisten.

Bahasa Spanyol digunakan di seluruh Spanyol, sebagian besar Amerika Latin, dan berbagai komunitas di seluruh dunia, sehingga menjadi bahasa yang praktis untuk perjalanan, bisnis, dan komunikasi sehari-hari.

Mengapa bahasa Spanyol mudah dipelajari?

  • Alfabet yang akrab: Bahasa Spanyol menggunakan alfabet dasar yang sama dengan bahasa Inggris, dengan beberapa karakter dan tanda tambahan.
  • Pelafalan konsisten: Kata-kata umumnya dilafalkan sesuai aturan ejaan yang dapat diprediksi.
  • Kosakata yang sama: Banyak kata dalam bahasa Inggris dan Spanyol memiliki akar Latin yang sama.
  • Sumber belajar melimpah: Kursus, podcast, video, dan kesempatan untuk berlatih percakapan dalam bahasa Spanyol tersedia secara luas.

Tata bahasa Spanyol memiliki tantangan seperti konjugasi kata kerja dan gender gramatikal, tetapi polanya yang konsisten dapat membantu pemula membuat kemajuan secara bertahap.

Bagi penutur bahasa Inggris yang mencari bahasa asing pertama yang praktis, bahasa Spanyol merupakan pilihan yang sangat baik.

2. Bahasa Belanda

Bahasa Belanda merupakan bahasa Jermanik Barat yang berkerabat dekat dengan bahasa Inggris dan Jerman.

Karena bahasa Inggris dan Belanda memiliki akar linguistik historis yang sama, penutur bahasa Inggris mungkin dapat mengenali banyak kata dan pola tata bahasa Belanda.

Bahasa Belanda terutama digunakan di Belanda dan Belgia, serta di beberapa komunitas Karibia.

Mengapa bahasa Belanda mudah dipelajari?

  • Akar bahasa yang sama: Bahasa Belanda dan Inggris termasuk dalam rumpun bahasa Jermanik.
  • Kosakata serupa: Banyak kata sehari-hari menyerupai padanannya dalam bahasa Inggris.
  • Sistem tulisan yang akrab: Bahasa Belanda menggunakan alfabet Latin.
  • Tata bahasa yang dapat dikenali: Beberapa struktur kalimat relatif akrab bagi penutur bahasa Inggris.

Namun, pelafalan bahasa Belanda dapat menjadi tantangan, terutama bunyi tenggorokan tertentu dan perbedaan bunyi vokal.

Terlepas dari perbedaan tersebut, kemiripan linguistiknya dengan bahasa Inggris menjadikan bahasa Belanda salah satu bahasa yang lebih mudah dipelajari.

3. Bahasa Norwegia

Bahasa Norwegia merupakan bahasa Jermanik Utara yang terutama digunakan di Norwegia.

Bahasa ini memiliki akar historis yang sama dengan bahasa Inggris dan sistem tata bahasa yang dianggap relatif sederhana oleh banyak penutur bahasa Inggris.

Bahasa Norwegia juga memiliki banyak kemiripan dengan bahasa Swedia dan Denmark, sehingga berguna untuk memahami bahasa Skandinavia lainnya.

Mengapa bahasa Norwegia mudah dipelajari?

  • Konjugasi kata kerja relatif sederhana: Kata kerja umumnya tidak berubah berdasarkan subjeknya.
  • Kosakata yang akrab: Banyak kata memiliki akar Jermanik yang sama dengan bahasa Inggris.
  • Struktur kalimat serupa: Pola kalimat yang umum sering kali dapat dikenali.
  • Pola tata bahasa konsisten: Banyak aspek tata bahasa Norwegia relatif mudah dikuasai.

Bahasa Norwegia memiliki dua standar tulisan resmi, yaitu Bokmål dan Nynorsk, serta variasi dialek lisan yang cukup beragam.

Meskipun demikian, tata bahasa dan kosakatanya menjadikannya pilihan yang menarik bagi penutur bahasa Inggris yang tertarik pada bahasa-bahasa Skandinavia.

4. Bahasa Swedia

Bahasa Swedia merupakan bahasa Jermanik Utara lainnya yang memiliki banyak kemiripan dengan bahasa Inggris.

Bahasa ini terutama digunakan di Swedia dan juga merupakan salah satu bahasa nasional Finlandia.

Seperti bahasa Norwegia, bahasa Swedia memiliki konjugasi kata kerja yang relatif sederhana dan banyak pola kosakata yang dapat dikenali.

Mengapa bahasa Swedia mudah dipelajari?

  • Akar Jermanik yang sama: Bahasa Swedia dan Inggris memiliki kosakata yang berkerabat secara historis.
  • Bentuk kata kerja yang mudah dikuasai: Kata kerja umumnya tidak berubah berdasarkan persona gramatikal.
  • Struktur kalimat yang akrab: Kalimat dasar bahasa Swedia sering menyerupai pola bahasa Inggris.
  • Sistem tulisan yang mudah dipelajari: Bahasa Swedia menggunakan alfabet Latin dengan tiga huruf tambahan.

Pelafalan bahasa Swedia mencakup bunyi vokal yang khas dan aksen nada yang mungkin memerlukan latihan.

Namun, kemiripan tata bahasanya dengan bahasa Inggris dapat membuat proses belajar awal relatif lancar.

5. Bahasa Prancis

Bahasa Prancis merupakan salah satu bahasa asing yang paling banyak dipelajari di dunia.

Meskipun termasuk dalam rumpun bahasa Roman, bahasa Prancis memiliki banyak kosakata yang sama dengan bahasa Inggris karena kontak bahasa sepanjang sejarah.

Bahasa Prancis digunakan di Eropa, Afrika, Amerika Utara, dan wilayah lainnya, sehingga berguna untuk komunikasi internasional.

Mengapa bahasa Prancis mudah dipelajari?

  • Kosakata yang sama: Banyak kata bahasa Inggris berasal dari bahasa Prancis atau memiliki asal-usul Latin yang sama.
  • Alfabet yang akrab: Bahasa Prancis menggunakan sistem tulisan Latin.
  • Sumber belajar yang luas: Kursus dan materi pendidikan bahasa Prancis tersedia secara luas.
  • Kegunaan internasional: Bahasa Prancis digunakan di beberapa benua.

Pelafalan bahasa Prancis, huruf yang tidak dilafalkan, gender gramatikal, dan konjugasi kata kerja dapat menyulitkan pemula.

Meski demikian, banyaknya kosakata yang dapat dikenali memberikan titik awal yang membantu bagi penutur bahasa Inggris.

6. Bahasa Italia

Bahasa Italia merupakan bahasa Roman yang dikenal memiliki pelafalan dan ejaan yang relatif konsisten.

Bahasa ini terutama digunakan di Italia, Swiss, dan komunitas penutur bahasa Italia di seluruh dunia.

Bahasa Italia memiliki banyak kata turunan Latin yang sama dengan bahasa Inggris, khususnya dalam bidang seperti musik, seni, makanan, dan budaya.

Mengapa bahasa Italia mudah dipelajari?

  • Pelafalan yang dapat diprediksi: Ejaan bahasa Italia umumnya memberikan panduan pelafalan yang jelas.
  • Kosakata yang akrab: Banyak kata memiliki akar Latin yang dapat dikenali.
  • Bunyi vokal yang jelas: Bahasa Italia memiliki sistem vokal yang relatif sistematis.
  • Materi belajar yang mudah diakses: Bahasa Italia diajarkan secara luas dan memiliki banyak sumber belajar.

Tata bahasa Italia mencakup gender gramatikal, konjugasi kata kerja, dan berbagai bentuk kala lampau.

Namun, pola ejaannya yang konsisten dapat mempermudah membaca dan pelafalan bagi pemula.

Bagi pelajar yang tertarik pada makanan, sejarah, seni, atau perjalanan ke Italia, bahasa Italia menawarkan manfaat praktis sekaligus budaya.

7. Bahasa Portugis

Bahasa Portugis merupakan bahasa Roman yang digunakan di beberapa benua.

Bahasa ini merupakan bahasa resmi Portugal, Brasil, Angola, Mozambik, dan sejumlah negara lainnya.

Seperti bahasa Spanyol, Prancis, dan Italia, bahasa Portugis memiliki banyak kata turunan Latin yang sama dengan bahasa Inggris.

Mengapa bahasa Portugis mudah dipelajari?

  • Kosakata yang dapat dikenali: Banyak kata memiliki akar Latin yang sama dengan bahasa Inggris.
  • Sistem tulisan yang akrab: Bahasa Portugis menggunakan alfabet Latin.
  • Kemiripan dengan bahasa Roman lainnya: Pengetahuan tentang bahasa Spanyol, Prancis, atau Italia dapat membantu.
  • Penggunaan internasional yang luas: Bahasa Portugis bermanfaat untuk perjalanan, bisnis, dan pertukaran budaya.

Pelafalan bahasa Portugis dapat menjadi tantangan, terutama vokal nasal dan perbedaan antara bahasa Portugis Brasil dan Eropa.

Meskipun demikian, kosakata dan kemiripan tata bahasanya dengan bahasa Roman lainnya membuat bahasa ini relatif mudah dipelajari oleh penutur bahasa Inggris.

8. Bahasa Denmark

Bahasa Denmark merupakan bahasa Jermanik Utara yang terutama digunakan di Denmark.

Bahasa ini berkerabat dekat dengan bahasa Norwegia dan Swedia, serta memiliki akar linguistik historis yang sama dengan bahasa Inggris.

Tata bahasa Denmark relatif mudah dipelajari dalam beberapa aspek, terutama jika dibandingkan dengan bahasa yang memiliki sistem kasus yang luas atau konjugasi kata kerja yang kompleks.

Mengapa bahasa Denmark mudah dipelajari?

  • Kosakata Jermanik yang sama: Beberapa kata bahasa Denmark menyerupai kata bahasa Inggris.
  • Konjugasi kata kerja relatif sederhana: Kata kerja umumnya tidak berubah berdasarkan persona gramatikal.
  • Sistem tulisan yang akrab: Bahasa Denmark menggunakan alfabet Latin.
  • Keterkaitan dengan bahasa Skandinavia lainnya: Mempelajari bahasa Denmark dapat membantu memahami bahasa Norwegia dan Swedia.

Kesulitan utama bagi banyak penutur bahasa Inggris adalah pelafalan bahasa Denmark, yang mencakup bunyi yang mengalami reduksi dan perbedaan vokal yang sulit dikenali.

Meskipun penguasaan bahasa Denmark lisan mungkin membutuhkan waktu, tata bahasanya menjadikannya bahasa yang relatif mudah dipelajari.

9. Bahasa Rumania

Bahasa Rumania merupakan bahasa Roman yang terutama digunakan di Rumania dan Moldova.

Meskipun berkembang di bawah pengaruh sejarah yang berbeda dari bahasa Roman Barat, bahasa Rumania tetap mempertahankan banyak kosakata dan ciri tata bahasa yang berasal dari bahasa Latin.

Penutur bahasa Inggris mungkin dapat mengenali beberapa kata bahasa Rumania berkat keakraban mereka dengan kosakata bahasa Prancis, Spanyol, atau Italia.

Mengapa bahasa Rumania mudah dipelajari?

  • Kosakata turunan Latin: Banyak kata memiliki akar yang dapat dikenali.
  • Alfabet yang akrab: Bahasa Rumania menggunakan sistem tulisan Latin.
  • Keterkaitan dengan bahasa Roman: Pengetahuan tentang bahasa Roman lainnya dapat mendukung pembelajaran.
  • Ejaan relatif konsisten: Pelafalan sering mengikuti pola yang dapat dikenali.

Tata bahasa Rumania mencakup kasus gramatikal, perbedaan gender, dan kata sandang tentu yang melekat pada kata benda.

Ciri-ciri ini mungkin membuat bahasa Rumania lebih menantang daripada beberapa bahasa Roman lainnya, tetapi kosakata dan sistem tulisannya memberikan titik awal yang akrab.

10. Bahasa Afrikaans

Bahasa Afrikaans merupakan bahasa Jermanik Barat yang terutama digunakan di Afrika Selatan dan Namibia.

Bahasa ini berkembang secara historis dari bahasa Belanda dan memiliki banyak kemiripan linguistik dengan bahasa Belanda maupun Inggris.

Bahasa Afrikaans terutama dikenal karena struktur tata bahasanya yang relatif sederhana dibandingkan dengan beberapa bahasa Jermanik lainnya.

Mengapa bahasa Afrikaans mudah dipelajari?

  • Bentuk kata kerja yang sederhana: Kata kerja umumnya tidak berubah berdasarkan persona gramatikal.
  • Gender gramatikal yang terbatas: Bahasa Afrikaans tidak menggunakan perbedaan gender gramatikal yang terdapat dalam bahasa Belanda.
  • Kosakata yang akrab: Banyak kata menyerupai padanannya dalam bahasa Belanda dan Inggris.
  • Sistem tulisan yang mudah dipelajari: Bahasa Afrikaans menggunakan alfabet Latin.

Bahasa Afrikaans tetap memiliki aturan pelafalan, pola urutan kata, dan ungkapan idiomatisnya sendiri.

Namun, tata bahasanya yang relatif sederhana dapat menjadikannya bahasa yang menarik bagi penutur bahasa Inggris.

Apa yang Membuat Suatu Bahasa Mudah Dipelajari?

Beberapa faktor dapat membuat suatu bahasa lebih mudah dipelajari daripada bahasa lainnya.

1. Kosakata Serupa

Bahasa yang memiliki akar historis atau kata serapan yang sama dengan bahasa Inggris sering mengandung kosakata yang dapat dikenali. Hal ini dapat membantu pelajar memahami teks tertulis dan mengingat kata baru dengan lebih cepat.

2. Sistem Tulisan yang Akrab

Bahasa yang menggunakan alfabet Latin umumnya membutuhkan lebih sedikit upaya awal bagi penutur bahasa Inggris dibandingkan dengan bahasa yang menggunakan sistem tulisan yang tidak akrab.

3. Tata Bahasa Sederhana

Bahasa dengan lebih sedikit konjugasi kata kerja, struktur kalimat yang relatif sederhana, atau lebih sedikit kasus gramatikal mungkin lebih mudah dipahami.

4. Pelafalan yang Dapat Diprediksi

Bahasa dengan aturan ejaan dan pelafalan yang konsisten dapat mempermudah membaca nyaring dan berbicara.

5. Sumber Belajar dan Paparan

Akses ke kursus, video, podcast, buku, dan penutur asli dapat meningkatkan pengalaman belajar secara signifikan.

Suatu bahasa mungkin mirip secara linguistik dengan bahasa Inggris, tetapi tetap terasa sulit jika materi belajar atau kesempatan berlatih terbatas.

Berapa Lama Waktu yang Dibutuhkan untuk Mempelajari Bahasa yang Mudah?

Waktu yang dibutuhkan untuk mempelajari suatu bahasa bergantung pada tujuan, rutinitas belajar, pengalaman sebelumnya, dan lingkungan belajar Anda.

Foreign Service Institute (FSI) Amerika Serikat memberikan perkiraan waktu pelatihan bahasa bagi diplomat berbahasa Inggris yang belajar untuk mencapai tingkat kemahiran kerja profesional.

Bahasa seperti Spanyol, Prancis, Italia, Belanda, Norwegia, Swedia, Denmark, Portugis, dan Rumania umumnya termasuk dalam kategori pelatihan yang lebih mudah bagi penutur bahasa Inggris.

Bergantung pada bahasa dan klasifikasi pelatihannya, bahasa-bahasa tersebut biasanya dikaitkan dengan sekitar 600–750 jam pembelajaran di kelas dalam program intensif FSI.

Namun, perkiraan ini menggambarkan pelatihan profesional yang terstruktur, bukan waktu yang dibutuhkan setiap pelajar untuk melakukan percakapan dasar.

Pemula dapat mengembangkan keterampilan komunikasi yang berguna jauh lebih cepat, terutama dengan latihan yang konsisten dan paparan secara rutin.

Kiat agar Lebih Cepat Mempelajari Bahasa yang Mudah

Bahkan bahasa yang dianggap relatif mudah tetap membutuhkan komitmen dan latihan rutin.

Berikut beberapa cara praktis untuk meningkatkan pengalaman belajar Anda:

  • Tetapkan tujuan yang jelas: Tentukan apakah Anda ingin belajar untuk perjalanan, pekerjaan, studi, atau minat pribadi.
  • Pelajari kosakata umum terlebih dahulu: Fokuslah pada kata dan ungkapan sehari-hari.
  • Berlatih menyimak setiap hari: Gunakan podcast, musik, video, dan percakapan.
  • Berbicara sejak awal: Mulailah dengan kalimat sederhana daripada menunggu hingga tata bahasa Anda sempurna.
  • Baca konten yang akrab: Artikel pendek, cerita, dan takarir dapat membantu memperkaya kosakata.
  • Gunakan pengulangan berjarak: Tinjau kosakata secara rutin untuk meningkatkan daya ingat jangka panjang.
  • Tetap konsisten: Sesi latihan singkat setiap hari bisa lebih efektif daripada belajar secara tidak teratur.

Memilih bahasa yang benar-benar Anda sukai juga dapat membantu menjaga motivasi sepanjang proses belajar.

Bahasa Apa yang Paling Mudah bagi Penutur Bahasa Inggris?

Tidak ada satu bahasa yang paling mudah bagi semua penutur bahasa Inggris.

Bahasa Spanyol sering direkomendasikan karena pelafalannya yang dapat diprediksi, kosakatanya yang akrab, dan sumber belajarnya yang melimpah.

Bahasa Belanda, Norwegia, Swedia, dan Afrikaans mungkin terasa sangat akrab karena akar Jermaniknya.

Bahasa Prancis, Italia, dan Portugis juga dapat relatif mudah dipelajari berkat banyaknya kata turunan Latin yang sama dengan bahasa Inggris.

Pilihan terbaik bergantung pada minat, tujuan, pengalaman belajar bahasa sebelumnya, dan kesempatan Anda untuk berlatih.

Bahasa yang memotivasi Anda untuk belajar secara konsisten pada akhirnya mungkin lebih mudah dipelajari daripada bahasa yang tampak lebih sederhana secara teori.

Kesimpulan

Bahasa yang paling mudah dipelajari oleh penutur bahasa Inggris sering memiliki kosakata, sistem tulisan, atau struktur tata bahasa yang akrab dengan bahasa Inggris.

Bahasa Spanyol, Belanda, Norwegia, Swedia, Prancis, Italia, Portugis, Denmark, Rumania, dan Afrikaans masing-masing menawarkan keunggulan yang dapat membuat proses belajar lebih mudah.

Namun, tidak ada bahasa yang dapat dikuasai sepenuhnya tanpa usaha. Masing-masing memiliki pola pelafalan, aturan tata bahasa, dan nuansa budaya sendiri.

Baik Anda mempelajari bahasa untuk perjalanan, pengembangan karier, eksplorasi budaya, maupun pengembangan diri, memilih bahasa yang sesuai dengan minat Anda dapat membuat pengalaman tersebut lebih menyenangkan.

Dengan latihan yang konsisten, rasa ingin tahu, dan sumber belajar yang tepat, mempelajari bahasa baru dapat menjadi tujuan yang dapat dicapai dan memberikan kepuasan.

Artikel terkait